buton-A1
Website: http://www.bali-seminary.org/   Email: dmbenedict2001@yahoo.com
butonfc
buton1
buton2
buton3
buton4
buton5
buton6
buton7
buton8
buton9
buton10
buton11
buton12
buton13
buton14
buton16
buton-h1 buton-h2 buton-h3 buton-h4 buton-h5


Ruang Refleksi & Kreativitas Seminaris
Ruang Refleksi & Kreativitas Seminaris khusus diperuntukkan bagi para Siswa Seminari Roh Kudus Tuka, para Seminaris yang dapat menulis artikel atau kreativitas bagus dapat dimuat pada ruangan ini.
 
SEMINARI BAGIKU
By: Jo

Adik-adik SEKAMI dari -Paroki di Bali sedang mengikuti Open House
						Minggu Panggilan di Seminari Menengah Roh Kudus, mudah-mudahan banyak yang terpanggil
Adik-adik SEKAMI dari Paroki di Bali sedang mengikuti Open House Minggu Panggilan di Seminari Menengah Roh Kudus, mudah-mudahan banyak yang terpanggil
Bagi saya seminari adalah suatu tempat untuk mendidik, membina dan menuntun orang-orang yang mau menjawabi panggilan Tuhan untuk menjadi rohaniwan maupun biarawan. Memang tidak semua orang yang masuk seminaris pasti menjadi imam, tetapi setidaknya karena sudah dibingkai oleh kehidupan (kegiatan maupun aturan) di seminari tentu para awam yang tamatan seminari akan menampakan iman yang baik (walaupun tidak semua tapi kebanyakan dari mereka begitu).
Di seminari saya hidup bersama dengan teman-teman yang tentu saja beda suku dan beda tujuan. Memang ada yang betul-betul masuk seminari untuk menjadi seorang romo (pastor), tetapi ada pula yang masuk seminari hanya sekedar mau menimba ilmu. Hal ini sempat membuat saya bingung dengan teman-teman saya, dan akhirnya menimbulkan pertanyaan dalam benak saya, karena awalnya saya kira semua orang yang masuk seminari itu pasti mempunyai tujuan yang sama yakni menjadi seorang pastor, tetapi ternyata sangat berbeda dengan kenyataan. Namun hal ini tidak mengurangi rasa kebersamaan para seminarist termasuk saya. Saya merasa sangat bahagia karena bisa masuk seminari, karena di seminari lebih banyak suka dari pada dukanya. Bagi saya, hal ini terjadi karena di seminari rasa persaudaraan terjalin sangat erat sehingga kesusahan seorang adalah kesusahan bersama dan kebahagiasn seorang adalah kebahagiaan bersama pula.
Kebersamaan di seminari pula telah mengajarkan kepada saya untuk dapat membagi suka dan duka saya ke teman-teman. Sebelum saya masuk seminari saya termasuk orang yang sedikit tertutup, tetapi begitu masuk seminari akhirnya saya mulai belajar untuk terbuka dan menerima baik kelebihan maupun kekurangan sebagai sesuatu yang harus dilengkapi bersama dengan teman-teman di seminari. Saya menyadari bahwa ketidaksempurnaan sebenarnya telah memanusiawikan hidup saya dengan sesama.
Seminari sungguh telah menjadi suatu tempat yang membawa perubahan dan pembaharuan dalam diri saya. Ketika masuk seminari pertama kali, saya sangat bersemangat dalam panggilan saya. Namun seiring dengan berjalannya waktu terkadang saya merasa kering dengan panggilan saya, tetapi dengan berbagai kegiatan dan fasilitas yang ada di seminari, saya pun bisa menyadari bahwa kekeringan panggilan adalah sesuatu yang harus diisi dengan hal positif seperti berdoa, bermain musik, menulis, refleksi, dan lain-lain. Dan saya juga percaya bahwa disaat saya kering dalam panggilan doa adalah sesuatu hal yang sangat membantu saya. Di sini saya menyadari bahwa seminari juga sebagai tempat untuk menguji panggilan saya. Keadaan kering itu jugalah yang membuat saya bisa menyadari bahwa sebagai manusia bisa berusaha dan pada akhirnya Tuhanlah yang menentukan. Sehingga selain berusaha saya juga mengandalkan penyelenggaraan Ilahi dalam hidup perjalanan penggilan saya.
Panggilan adalah suatu misteri dalam hidup setiap orang yang mau menjawabinya. Oleh sebab itu, seminari merupakan tempat yang baik untuk dapat mengerti misteri panggilan sekaligus tempat untuk memanusiwikan hidup dengan sesama.

Seminari Menengah Roh Kudus ( Holy Spirit Minor Seminary ) Tuka - Dalung - Bali - Indonesia
  Jumlah Pengunjung: