|
Benih tanaman akan tumbuh
subur bila disemai di tanah yang
subur dan dipupuki. Lantas
mengapa benih yang baik bisa mati di
tanah yang subur? Ini adalah sebuah
analogi tentang perhatian kita kepada
keberadaan para calon imam tengah
dididik di Seminari Roh Kudus Tuka.
Betapa suburnya benih-benih
panggilan di Keuskupan ini. Tercatat
sejak berdirinya Seminari Tuka 55 tahun
yang lalu, (9 Juli 1955 - 9 Juli 2008) sudah
tercatat 1.261 siswa seminaris dididik
di tempat "persemaian panggilan" ini.
Dari jumlah itu ada 37 menjadi imam,
2 bruder dan 26 fratres saat ini sedang
mempersiapkan diri menadi imam di
berbagai Seminari Tinggi. Mengapa
benih benih baik yang disemaikan di
tempat persemaian benih panggilan
ini banyak yang mati? Atau kenapa
jumlah prosentase keberhasilan seminari
Tuka ini terlalu kecil untuk melahirkan
seorang Imam? Inilah tanatangan yang
harus kita jawab. Apakah karena alasan
motivasi? Alasan ekonomi? Fasilitas
Seminari Tuka yang kurang memadai?
Atau system pendidikan dan pembinaan
seminari ini yang kurang menjawabi
kebutuhan Gereja saat ini? Jawabannya
mungkin karena manusia hanya mampu
menanam, sedangkan hanya Tuhanlah
yang dapat memberikan pertumbuhan.
Meski demikian Seminari Tuka tetap
bangga karena justru Seminari ini telah
banyak pula melahirkan para tokoh
awam yang sangat aktif dalam Gereja
Keuskupan kita ini dan para pemimpin
masyarakat yang berkualitas seperti
tenaga guru, advokat, pengusaha,
pekerja pariwisata, serta anggota
masyarakat yang baik. Mereka telah
menajadi garam dan terang dunia dalam
karya pekerjaan mereka.
Biarlah Tuhan Yang Memberikan
Pertumbuhan
Pada hari Minggu panggilan Sedunia
ke 45 yang dirayakan pada hari Minggu
tgl 13 April 2008 , yang bertemakan "Panggilan Melayani Misi Gereja" Paus
Benediktus XVI, mengumandangkan
ajakan apostolik bagi seluruh umat
kristiani seluruh dunia untuk pertama:
mendukung panggilan menjadi imam,
bruder dan suster dengan doa, baik doa
pribadi maupun doa bersama. Kedua:
Kita diajak untuk memberikan derma
untuk panggilan, baik yang dilakukan
setahun sekali pada hari Minggu Paskah
ke-4, maupun yang bisa kita lakukan
kapan saja, berupa sumbangan pribadi
kepada seminari-seminari atau rumah
rumah biara. Ketiga: Kita diajak menjadi
promotor panggilan, baik di dalam
keluarga kita, paroki kita, atau dalam
lingkup yang lebih luas.
Bapa Suci mengatakan dalam
pesannya: "Kita menyiapkan lahan
tanah yang subur bagi persemaian
benih panggilan menjadi imam dan
hidup bakti, doa pribadi dan derma,
menyuburkan dan menguatkan
panggilan khusus dalam Gereja. Mari
kita terus berdoa mohon panggilan
khusus menjadi misionaris"
Di usia ke-55 tahun ini Seminari Tuka
telah berusaha mengupayakan system
pendidikan seminari yang komprehensif
dengan meningkatkan kualitas tenaga
pengajar, fasilitas penunjang yaitu
gedung, kendaraan. Untuk menekan
biaya pendidikan dan asrama Seminari
yang mahal, maka kami telah bekerja
sama dengan para promotor panggilan
di tiap paroki, khususnya di wilayah
Dekenat Bali Timur, di mana Seminari ini
berada. Seminari Tuka telah menyiapkan
lahan dan benih, tetapi biarlah Tuhan
yang memberikan pertumbuhan.
Sebab "Tuaian memang banyak, tetapi
pekerjanya sedikit. Karena itu mintalah
kepada tuan yang empunya tuaian,
supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja
untuk tuaian itu" (Mat 9:37-38).
"Yang Ada Pada Kami di sini Hanya 5
Roti dan 2 Ikan"
Inilah kata kata seorang murid
Yesus, ketika Yesus meminta mereka
harus memberikan makan kapada
sebanyak 5.000 orang, padahal mereka
hanya memiliki 5 roti dan 2 ikan.
(Mat 14:17) Inilah juga yang menjadi
kecemasan, ketakutan, harapan dan
tantangan kongkrit kami di Seminari
ini. Tahun ajaran 2007 - 2008 ini jumlah
siswa Seminari Tuka adalah 73 siswa.
Tingkat SMP : 41 seminaris, Tingkat
SMA 27 seminaris dan Tingkat KPA 5
seminaris. Melihat animo umat, jumlah
ini kian meningkat. Perkiraan tahun
ajaran baru ini jumlah seminaris akan
menjadi 110 orang.
Biaya pendidikan seorang Seminaris
tingkat SMP per bulan adalah: Rp.622.500 dan kemampuan rata rata orang
tua seminaris perbulannya adalah; Rp
400.000.
Biaya pendidikan seorang Seminaris
tingkat SMA per bulan adalah: Rp.
725.000 dan kemampuan rata rata orang
tua seminaris perbulannya adalah; Rp
550.000.
Biaya pendidikan seorang Seminaris
tingkat KPA per bulan adalah: Rp.
250.000 dan kemampuan rata rata orang
tua seminaris perbulannya adalah; Rp
250.000.
Total keseluruhan biaya pembinaan Seminari per tahun adalah:
|
Total Biaya SMP
|
|
Rp. 306.270.000 -
|
|
Total Baya SMA
|
|
Rp. 234.900.000 -
|
|
Total Biaya KPA
|
|
Rp. 15.000.000 -
|
|
Kemampuan orang tua
|
Rp. 389.000.000 -
|
|
|
Kekurangan dana
|
Rp. 167.170.000 -
|
|
|
Total
|
Rp. 556.170.000 -
|
Rp. 556.170.000 -
|
"Kemana Kami Harus Pergi?"
Sabda Yesus dalam Mat 7:7 selalu
menginspirasi dan menguatkan langkah
kerja kami : "Mintalah, maka akan
diberikan kepadamu, Carilah, maka
kamu akan mendapat, ketoklah, maka
pintu akan dibukakan bagimu."
Maka dari hati yang dalam kami mohon dukungan dari para donatur
untuk membantu Seminari kita. Dan
untuk segenap perhatian dari Paroki
-Paroki Dekenat Bali Timur yang telah
mendukung biaya operasional selama
ini kami sampaikan ucapan terimakasih.
Master Plan Seminaari Roh Kudus
Tuka:
-
Rencana jangka pendek tahun 2008
adalah pengadaan mobil seminari untuk
keperluan transport siswa SMA Seminari.
Mobil yang lama, Kijang Super telah
berumur 18 tahun.
- Perbaikan beberapa fasilitas Seminari
yang telah rusak.seperti: lemari arsip
Seminari, tempat tidur, lemari pakaian,
loker, perbaikan gedung asrama (garasi
sepeda).
- Rencana tahun 2009: renovasi gedung
Seminari untuk SMA dengan anggaran
Rp 2.700.000.000.
Penutup
Pada tempat ini, keluarga besar
Seminari Tuka mengucapkan banyak
terima kasih kepada para donatur
yang telah ikut terlibat dalam upaya
menumbuhkan benih-benih panggilan
menjadi Imam dengan memberikan
dukungan kepada Seminari, baik melalui
dukungan doa, sumbangan materiil,
moril dan uang. Perhatian sekecil
apapun yang Bapak-Ibu berikan kepada
Seminari, telah menghidupkan kembali
benih panggilan masa depan Gereja kita
yang saat ini yang nyaris mati walaupun
disemaikan di tanah yang subur, sebab
kita tidak memperhatikannya.
-
Bagi donatur dan pemerhati
kehidupan calon Imam Keuskupan
Denpasar, silakan menyalurkan
bantuannya ke rekening ini:
- Bank BCA No Rek 0490379797
Atas nama Seminari Menengah
Roh Kudus, Tuka, Denpasar
- Bank BCA No Rek 1461406233
Atas nama P Matheus Dile Keraf
- Bank BRITAMA No Rek:
0017-01-043052-50-0; Atas nama:
Rm. Yohanes Martanto, Pr
|