buton-A1
Website: http://www.bali-seminary.org/   Email: dmbenedict2001@yahoo.com
butonfc
buton1
buton2
buton3
buton4
buton5
buton6
buton7
buton8
buton9
buton10
buton11
buton12
buton13
buton14
buton16
buton-h1 buton-h2 buton-h3 buton-h4 buton-h5


Artikel Khusus
Berisi artikel-artikel pilihan.
Keuangan:
Benih Yang Mati di Tanah Yang Subur
Dikutip dari majalah Agape edisi April 2008.

Pater Norbert Shadeg, SVD (alm.)

Benih tanaman akan tumbuh subur bila disemai di tanah yang subur dan dipupuki. Lantas mengapa benih yang baik bisa mati di tanah yang subur? Ini adalah sebuah analogi tentang perhatian kita kepada keberadaan para calon imam tengah dididik di Seminari Roh Kudus Tuka. Betapa suburnya benih-benih panggilan di Keuskupan ini. Tercatat sejak berdirinya Seminari Tuka 55 tahun yang lalu, (9 Juli 1955 - 9 Juli 2008) sudah tercatat 1.261 siswa seminaris dididik di tempat "persemaian panggilan" ini. Dari jumlah itu ada 37 menjadi imam, 2 bruder dan 26 fratres saat ini sedang mempersiapkan diri menadi imam di berbagai Seminari Tinggi. Mengapa benih benih baik yang disemaikan di tempat persemaian benih panggilan ini banyak yang mati? Atau kenapa jumlah prosentase keberhasilan seminari Tuka ini terlalu kecil untuk melahirkan seorang Imam? Inilah tanatangan yang harus kita jawab. Apakah karena alasan motivasi? Alasan ekonomi? Fasilitas Seminari Tuka yang kurang memadai? Atau system pendidikan dan pembinaan seminari ini yang kurang menjawabi kebutuhan Gereja saat ini? Jawabannya mungkin karena manusia hanya mampu menanam, sedangkan hanya Tuhanlah yang dapat memberikan pertumbuhan. Meski demikian Seminari Tuka tetap bangga karena justru Seminari ini telah banyak pula melahirkan para tokoh awam yang sangat aktif dalam Gereja Keuskupan kita ini dan para pemimpin masyarakat yang berkualitas seperti tenaga guru, advokat, pengusaha, pekerja pariwisata, serta anggota masyarakat yang baik. Mereka telah menajadi garam dan terang dunia dalam karya pekerjaan mereka.

Biarlah Tuhan Yang Memberikan Pertumbuhan

Pada hari Minggu panggilan Sedunia ke 45 yang dirayakan pada hari Minggu tgl 13 April 2008 , yang bertemakan "Panggilan Melayani Misi Gereja" Paus Benediktus XVI, mengumandangkan ajakan apostolik bagi seluruh umat kristiani seluruh dunia untuk pertama: mendukung panggilan menjadi imam, bruder dan suster dengan doa, baik doa pribadi maupun doa bersama. Kedua: Kita diajak untuk memberikan derma untuk panggilan, baik yang dilakukan setahun sekali pada hari Minggu Paskah ke-4, maupun yang bisa kita lakukan kapan saja, berupa sumbangan pribadi kepada seminari-seminari atau rumah rumah biara. Ketiga: Kita diajak menjadi promotor panggilan, baik di dalam keluarga kita, paroki kita, atau dalam lingkup yang lebih luas. Bapa Suci mengatakan dalam pesannya: "Kita menyiapkan lahan tanah yang subur bagi persemaian benih panggilan menjadi imam dan hidup bakti, doa pribadi dan derma, menyuburkan dan menguatkan panggilan khusus dalam Gereja. Mari kita terus berdoa mohon panggilan khusus menjadi misionaris" Di usia ke-55 tahun ini Seminari Tuka telah berusaha mengupayakan system pendidikan seminari yang komprehensif dengan meningkatkan kualitas tenaga pengajar, fasilitas penunjang yaitu gedung, kendaraan. Untuk menekan biaya pendidikan dan asrama Seminari yang mahal, maka kami telah bekerja sama dengan para promotor panggilan di tiap paroki, khususnya di wilayah Dekenat Bali Timur, di mana Seminari ini berada. Seminari Tuka telah menyiapkan lahan dan benih, tetapi biarlah Tuhan yang memberikan pertumbuhan. Sebab "Tuaian memang banyak, tetapi pekerjanya sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu" (Mat 9:37-38).

"Yang Ada Pada Kami di sini Hanya 5 Roti dan 2 Ikan"

Inilah kata kata seorang murid Yesus, ketika Yesus meminta mereka harus memberikan makan kapada sebanyak 5.000 orang, padahal mereka hanya memiliki 5 roti dan 2 ikan. (Mat 14:17) Inilah juga yang menjadi kecemasan, ketakutan, harapan dan tantangan kongkrit kami di Seminari ini. Tahun ajaran 2007 - 2008 ini jumlah siswa Seminari Tuka adalah 73 siswa. Tingkat SMP : 41 seminaris, Tingkat SMA 27 seminaris dan Tingkat KPA 5 seminaris. Melihat animo umat, jumlah ini kian meningkat. Perkiraan tahun ajaran baru ini jumlah seminaris akan menjadi 110 orang. Biaya pendidikan seorang Seminaris tingkat SMP per bulan adalah: Rp.622.500 dan kemampuan rata rata orang tua seminaris perbulannya adalah; Rp 400.000. Biaya pendidikan seorang Seminaris tingkat SMA per bulan adalah: Rp. 725.000 dan kemampuan rata rata orang tua seminaris perbulannya adalah; Rp 550.000. Biaya pendidikan seorang Seminaris tingkat KPA per bulan adalah: Rp. 250.000 dan kemampuan rata rata orang tua seminaris perbulannya adalah; Rp 250.000.

Total keseluruhan biaya pembinaan Seminari per tahun adalah:
Total Biaya SMP   Rp. 306.270.000 -
Total Baya SMA   Rp. 234.900.000 -
Total Biaya KPA   Rp. 15.000.000 -
Kemampuan orang tua Rp. 389.000.000 -  
Kekurangan dana Rp. 167.170.000 -  
Total Rp. 556.170.000 - Rp. 556.170.000 -

"Kemana Kami Harus Pergi?"

Sabda Yesus dalam Mat 7:7 selalu menginspirasi dan menguatkan langkah kerja kami : "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, Carilah, maka kamu akan mendapat, ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." Maka dari hati yang dalam kami mohon dukungan dari para donatur untuk membantu Seminari kita. Dan untuk segenap perhatian dari Paroki -Paroki Dekenat Bali Timur yang telah mendukung biaya operasional selama ini kami sampaikan ucapan terimakasih.

Master Plan Seminaari Roh Kudus Tuka:

  1. Rencana jangka pendek tahun 2008 adalah pengadaan mobil seminari untuk keperluan transport siswa SMA Seminari. Mobil yang lama, Kijang Super telah berumur 18 tahun.
  2. Perbaikan beberapa fasilitas Seminari yang telah rusak.seperti: lemari arsip Seminari, tempat tidur, lemari pakaian, loker, perbaikan gedung asrama (garasi sepeda).
  3. Rencana tahun 2009: renovasi gedung Seminari untuk SMA dengan anggaran Rp 2.700.000.000.

Penutup

Pada tempat ini, keluarga besar Seminari Tuka mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah ikut terlibat dalam upaya menumbuhkan benih-benih panggilan menjadi Imam dengan memberikan dukungan kepada Seminari, baik melalui dukungan doa, sumbangan materiil, moril dan uang. Perhatian sekecil apapun yang Bapak-Ibu berikan kepada Seminari, telah menghidupkan kembali benih panggilan masa depan Gereja kita yang saat ini yang nyaris mati walaupun disemaikan di tanah yang subur, sebab kita tidak memperhatikannya.

  1. Bagi donatur dan pemerhati kehidupan calon Imam Keuskupan Denpasar, silakan menyalurkan bantuannya ke rekening ini:
  2. Bank BCA No Rek 0490379797 Atas nama Seminari Menengah Roh Kudus, Tuka, Denpasar
  3. Bank BCA No Rek 1461406233 Atas nama P Matheus Dile Keraf
  4. Bank BRITAMA No Rek: 0017-01-043052-50-0; Atas nama: Rm. Yohanes Martanto, Pr

Seminari Menengah Roh Kudus ( Holy Spirit Minor Seminary ) Tuka - Dalung - Bali - Indonesia
  Jumlah Pengunjung: